SURAT EDARAN

NOMOR 2 TAHUN 2020

TENTANG

TATA TERTIB MENGHADIRI PERSIDANGAN

 

I TATA TERTIB UMUM
  1. Persidangan   terbuka untuk   umum   bagi orang   dewasa,     kecuali dalam perkara tindak pidana kesusilaan, tindak pidana yang pelakunya anak-anak dan sidang perceraian yang berlaku tertutup untuk umum.
  2. Selama sidang berlangsung, pengunjung   sidang harus duduk dengan sopan dan     tertib di   tempat   masing-masing dan memelihara   ketertiban   dalam sidang.
  3. Pengambilan     foto,   rekaman   suara,     rekaman   TV   harus     seizin   Ketua Pengadilan Negeri yang bersangkutan.
  4. Siapapun   dilarang membawa senjata   api, senjata tajam, bahan peledak atau alat maupun benda yang dapat membahayakan keamanan sidang.
  5. Petugas keamanan pengadilan karena tugas jabatannya dapat mengadakan penggeledahan badan   tanpa     surat   perintah   untuk     memastikan   dan menjamin bahwa   kehadiran   setiap orang   di   pengadilan tidak   membawa senjata api,   senjata   tajam, bahan peledak atau alat maupun   benda yang dapat membahayakan keamanan sidang.
  6. Pengunjung   sidang   dilarang merokok, makan,   minum, membaca koran, berbicara satu sama lain atau melakukan tindakan yang dapat mengganggu jalannya persidangan.      
  7. Seluruh orang yang hadir dalam ruang sidang dilarang mengaktifkan telepon seluler di dalam ruang sidang selama persidangan berlangsung.
  8. Dilarang   membuat kegaduhan baik     di   dalarn maupun     di   luar ruangan sidang.
  9. Dilarang berbicara, memberikan dukungan atau mengajukan keberatan atas keterangan yang diberikan oleh saksi selarna persidangan.
  10. Dilarang keluar masuk ruang sidang untuk alasan-alasan yang tidak perlu karena mengganggu jalannya persidangan.
  11. Dilarang   menempelkan   pengumuman/spanduk/tulisan   atau brosur dalam bentuk apapun di lingkungan pengadilan tanpa ada ijin tertulis dari Ketua Pengadilan Negeri.
  12. Semua orang yang hadir di ruang sidang harus mengenakan pakaian yang sopan dan sepantasnya, serta menggunakan sepatu.

  

II TATA TERTIB PERSIDANGAN
  1. Sebelum sidang dimulai, panitera, penuntut umum, penasehat hukum, para pihak dan pengunjung   sidang, duduk di tempatnya   masing-masing dalam ruang sidang.
  2. Pada saat hakim memasuki dan meninggalkan ruang sidang, pejabat yang bertugas sebagai protokol mempersilakan yang hadir dalam ruang   sidang untuk berdiri menghormati hakim.
  3. Setiap   orang di dalam ruang   sidang wajib menunjukkan sikap sopan dan tertib.
  4. Ketua majelis hakim memimpin pemeriksaan dan memelihara tata tertib di persidangan.
  5. Ketua majelis hakim dapat menentukan bahwa anak yang belum mencapai umur delapan belas tahun tidak diperkenankan menghadiri sidang.
  6. Kehadiran anak-anak di dalam persidangan hanya dimungkinkan sepanjang sesuai dengan   Undang-Undang   tentang   Sistem   Peradilan Pidana   Anak (SPPA)
  7. Segala   sesuatu   yang   diperintahkan   oleh     hakim   ketua   majelis     untuk memelihara tata tertib di persidangan wajib dilaksanakan dengan segera dan cermat.
  8. Pengunjung   sidang yang bersikap   tidak sesuai martabat   pengadilan dan tidak mematuhi tata tertib, setelah mendapat peringatan dari ketua majelis hakim maka atas   perintahnya, yang   bersangkutan dikeluarkan dari   ruang sidang.
  9. Dalam   hal   pelanggaran tata   tertib sebagaimana dimaksud     pada angka 7 bersifat     suatu   tindakan   pidana,     akan dilakukan penuntutan     terhadap pelakunya.
  10. Selama   sidang berlangsung setiap orang yang keluar masuk ruang   sidang diwajibkan memberi hormat kepada majelis dengan menganggukkan kepala.
Attachments:
Download this file (SE_NO2_TATIB_SIDANG_FIX.pdf)SE_NO2_TATIB_SIDANG_FIX.pdf[ ]1508 kB